Monday, December 8, 2008

THE PROPHECY

Indonesia tidak akan pernah lepas dari pengaruh masa lalu. Ingat ramalan Jayabhaya?
Bahwa Indonesia akan mencapai kemakmuran, ketenangan dan keamanan dibawah pimpinan seseorang yang mempunyai inisial nama akhir NOTONOGORO. Jadi kalau nama akhir anda –mad, --is, --la, --gong, atau dalam konteks lengkap contoh : Somad, Yudis, Sengkala, Bagong, sebaiknya anda segera mengundurkan diri atau membuang jauh-jauh niat untuk menjadi pemimpin dinegeri ini. Karena nama akhir anda tidak masuk dalam kategori NO-TO-NO-GO-RO.
The real example cannot be deny!
Berawal dari zaman kemerdekaan. Orang pertama yang membawa Indonesia tercinta ini lepas dari penjajahan adalah IR. SOEKARNO. Beliau mempunyai nama yang berakhiran –NO. Dibawah pimpinan beliau Indonesia berhasil memproklamasikan kemerdekaannya. Dan berkat beliau, nama Indonesia terkenal di 8 penjuru dunia karena kemahirannya ber-Orasi. The First Prophecy of JAYABHAYA.
The second.
General M. SOEHARTO. Memenuhi kriteria ramalan Joyoboyo. Sebab mempunyai inisial nama akhir –TO. Meski saat pemindahan kekuasaan dari IR Soekarno ke Jendral Soeharto penuh diwarnai dengan amisan darah putra-putri bangsa yang bersalah atau tidak bersalah, namun tidak bisa dipungkiri bahwa beliau inilah—Soeharto—yang telah membangun negeri menjadi negara yang maju dan berswasembada. Selama ini tersurat bahwa begitu muda menyebut dan mengkambinghitamkan pak Harto sebagai koruptor, ditaktor, tanpa menghitung budi dan jasa yang telah beliau sumbangkan untuk negeri. Saya bukan antek-anteknya pak Harto. Kenalpun tidak. Tapi saya dapat merasakan nikmatnya pembangunan hasil jerih payah pak Harto.
Saya tidak pernah merasa dirugikan pak Harto. Tapi saya merasa dirugikan kepala desa saya, yang memasang tarif sangat tinggi dalam proses pembuatan KTP. Saya juga dirugikan oleh petugas Imigrasi yang engan mengurus perpanjangan paspor saya jika tidak diberi uang pelicin. Atau oknum polisi, oknum penjabat, atau siapa saja yang selalu mempersulit pengurusan surat-surat berharga jika tidak ada uang rokok atau uang damai. Dan mereka bukan pak Harto.
The Third
SUSILO BAMBANG YUDOYONO. Mempunyai inisial –NO diakhir namanya. Karena itu beliau bisa bertahan selama satu masa jabatan kepresidan yang mempunyai tenur 5 tahun. Sementara presiden sebelumnya yang berbaris rapi sejak jaman pengeseran pak Harto hingga SBY tidak ada yang tiba hingga garis finish.
Kalau kita bayangkan, apa yang kurang pada Prof. Dr.Ir. Habibie? Pandai, baik, rendah hati, ringan tangan….dia adalah tipe pemimpin harapan bangsa. Namun apa yang terjadi? Beliau pun tidak sampai kegaris finish. Kenapa? Apakah karena namanya bukan HabibieNO atau HabibieTO? Maaf No Offence.
Abdurahman Wahid alias Gud Dur. Dia adalah pemimpin umat. Yang telah berhasil memimpin jutaan umat Islam dalam NU. Beliau adalah tipe pemimpin yang berjiwa Bhineka Tunggal Ika. Tapi mengapa beliau juga tidak bisa tiba ke garis finish? Apakah karena nama terakhirnya –hid? Maaf sekali lagi.
Megawati Soekarno Putri. Mantan Ibu bangsa. Mempunyai titisan darah pemimpin besar bangsa ini. Beliau juga tidak sampai kegaris finish. Kenapa? Apakah karena hukum karmanya Gus Dur? Sebab Bu Mega telah bertindak tidak setia sebagai wakil atau karena tidak ada akhiran –NO atau –TO dibelakang namanya? Mungkin kalau Bu Mega namanya MEGAWATI SOEKARNO, beliau mempunyai kans untuk menjadi pemimpin besar Indonesia.
Jadi, sarannya jika mempunyai anak, berilah nama akhir—NO,--TO,--GO atau –RO. Sehingga anak anda mempunyai kesempatan untuk –menjadi-- dan—berkhayal-- menjadi pemimpin besar Indonesia seperti Ramalan JOYOBOYO alias JAYABHAYA.

0 comments:

Must have Blog